Rabu, 01 Juni 2022

Berdamai (untuk ketenangan diri sendiri)

 Aku menelponnya, dalam keadaan kesal, blogy!

Dia malah kesenangan, katanya, akhirnya aku udah gak marah lagi sama dia. Justru aku mau marah ini!

Dalam keadaan kesal, aku bilang "MOVE ON dong, dari gue!!!!"

Sumpah aku rasanya jadi makhluk paling belagu karena disukai orang, hahahhahahha. 

Dia ketawa, kenapa koq aku berubah ginih. Aku juga mau ketawa tadinya, tapi kan aku lagi marah. Gak jadi deh ketawanya.

Aku jelasin, aku bakal maafin dia dengan beberapa catatan. 

Sebelum aku panjang, lebar, kali tinggi, dia minta aku dengerin dia ngomong dulu, okeh setuju!!!

Dia tahu, pasti Mieke sudah cerita semua sama aku, dia tau sampai aku menelponnya, itu adalah hal yang paling bikin aku kesel luar biasa. 

Dia bilang, kenapa sih loe harus Semarah itu sama gue? Loe gak marah sama kambing yang bahkan uang dari hasil tulisan loe diambil semua, loe gak marah sama bapet yang terus bohongin loe buat cerita yang gak masuk akal, loe masih bisa ketawa dikatain apa aja, kuntilanak, burung hantu karena lingkaran hitam bawah mata loe, loe gak marah di bilang penulis novel yang gak ada karyanya.

Loe gak pernah marah serius, loe suka becanda, dan loe santai saja kalau sama teman-teman loe, mau digosipin apapun, karena memang kenyataannya memang gak benar!

Kenapa loe harus marah sama gue, cuma gue bilang, loe naksir gue dari dulu waktu SMK, malah loe yang bilang sendiri kan loe suka gue? 

"Kepedean jadi orang!!!!"

"Memang benar kan, loe malu karena orang itu gue?"tanyanya

Ginih sifatnya, playing victim, aku yang mau marah dia yang malah marah balik, blogy

Aku jawab setelah dia diam sebentar,

"Gue gak suka loe, tapi waktu dulu zaman sekolah, gue lihat sifat loe beda sama anak-anak yang lainnya. Diajak main bareng gak pernah mau, diajak becanda malah marah-marah, loe tuh kayak punya penyakit hipertensi, baru sedikit aja udah marahnya luar biasa. Nanti loe gak punya Punya teman"

"Tapi loe dulu suka sifat gue kan yang mahalan?"katanya lagi. Masih aja, hadewww

"Iye, tapi cuma sifat loe, bukan loenya! Dan  sekarang nyatanya loe murahan!"

Dia malah ketawa

"Kenapa diawal gue suruh loe move on? Karena loe Deket sama cewek tapi masih aja bahasannya tentang gue, move on dong" Jawab aku kesel

"Gue gak pacaran, gue gak punya pacar!" 

"Gue gak peduli, yang gue peduliin teman-teman gue, jangan loe nanya kabar gue sama mereka. 

"Terus gue nanya loe, gak pernah dijawab, gue harus nanya siapa?"

"Yaa, Gak usah tahu, dan peduli sama gue!"

"Gue gak mau marahan sama loe, gue mau kita kayak dlu berteman" katanya pelan 

"Yaudah berarti biasa aja, jangan ngomelin gue gara-gara gue males angkat telpon, gue blm bales wa beberapa jam aja marah, bahkan gue ngetik lama pas mau balas wa, loe lngsung nelpon dan marah, psycho loh ya?"

Dia malah ketawa, dan sumpah aku jadi takut blogy!

"Yaudah gue minta maaf," katanya, "loe tau untuk seorang yang jarang banget ngomong maaf, gue minta maaf sama loe," bentaknya

Aku menghela nafas lega blogy 

Dia berkata lagi, blogy "untuk seorang yang engga suka dibohongi, tapi loe bohongin gue berkali-kali! Gue udah sampai nyari tempat buka kafe di dekat daerah rumah loe, loe gak dateng juga, gue balik kerja sengaja jaga disana, loe gak pernah dateng. Gue gak pernah marah loe bohongin gue!"

"Ihhhh, siapa juga yg janji Dateng, hellow.." blogy dia tuh yg bikin janji sendiri, iya waktu itu aku bilang kalau aku ada di deket sana bisa sekalian mampir, tapi aku bilang gak janji. 

"Tulisan loe lebih penting kan?, bahkan daripada diri loe sendiri...buka diri, buka hati dong!"ngeselin kan!

Cara minta maaf orang psycho, begini nih!

"Elo, gausah buang-buang energi buat marahin gue, Karena loe bukan siapa-siapa gue! Paham kan! untung kita teman, kalo orang baru kenal, bakal gue blokir loe!"

"Tapi loe pernah blokir gue kan? Jujur?" Aku sedikit tertawa, wah dia bisa tau 

"Iya sekali, terus gue buka lagi karena gak enak, semua anak-anak bilang, kenapa gue jadi pemarah cuma gara2 candaan loe doang?" 

"Tau, aneh gue sama loe! Loe takut baper kan sama gue?" Bener-bener ngeselin.

"Idih nazong... Pede banget loe jadi orang!" Kata-kata jahat aku akhirnya keluar, kan !

"Terus kenapa alesannya? Abis ini janji gue gak bakal ganggu loe lagi"

"Karena bukan bercandaannya, tapi sikap loe ke gue yang gak baik, loe kesal kan pas gue bilang gue gak pernah denger pernyataan loe, dan loe gak pernah gue tolak waktu itu, loe marah. Loe bilang gue sejelek apa sampai loe ketawain, sampai loe gak mau Nerima pernyataan gue"

"Iya...waktu itu!"

"Sikap loe jadi bentak-bentak gue, merasa gue harus ini, harus itu, harus ngikutin semua kata-kata loe. Loe marah, sampai-sampai loe datengin tempat yang gue pernah pergi kesana dan loe tag ke gue. Maksudnya apa coba? Dewasa dong? Loe jadi kesel, dan bilang kesemua orang katanya thosay yang tomboi enggak nyangka suka (gue) waktu SMK,"

"Sikap loe juga yang seperti mengancam gue, harus ketemu, harus angkat telpon, harus balas wa, harus...dan harus...pas ditelpon loe marah-marah hanya hal sepele, kutub Utara mencair, hal enggak penting apalagi saat gue mau fokus selesaiin tulisan gue," 

 'loe harus tau abah gue aja enggak pernah kayak gitu ke gue, bahkan mantan gue yang bilang kesemua orang bilang benci sama gue pun, gak pernah bentak gue, dan loe bukan siapa-siapa gue malah bikin gue gak nyaman,"

"Loe ingat setiap hari senin loe libur, pastinya  anak buah loe seneng banget gak ketemu loe, tapi hari Senin gue berasa makin berat, karena loe libur pasti nelpon gue, kalau gue gak angkat loe akan marah luar biasa. Gue tanya kita apa? Loe gak bisa jawab! Gue tekankan kita hanya teman, gue anggap loe seperti iyon, kambing, salipin, shagy, bahkan mereka gak pernah bentak gue walaupun selalu bilang gue begok" 

"Gue mau lepas dari hal yang bikin gue gak nyaman , gue takut semakin rasa loe besar ke gue, loe semakin benci gue juga,harusnya loe bisa mencintai orang lain dengan rasa yang loe miliki, bukan malah benci gue,"

"Bukan karena loe jelek atau loe gak pantes, ingat fisik itu hanya durasi, karakter loe yang gak bisa gue terima, loe pernah gue ceritain kenapa gue milih temannya ikan badut dibandingkan bebek? Padahal menurut teman-teman kantor gue bebek jauh lebih ganteng, karena gue suka karakter ikan biru itu. Loe tuh pantes nantinya mendapatkan orang yang bisa memahami loe dan itu gue rasa bukan gue!,"

"Kalaupun gue suka sama loe, Karena sifat loe sewaktu SMK, itu dahulu jauh bangett, sekarang loe udah ngacak-ngacak pikiran gue saat itu, saat loe bagus, bukan saat loe murahan, ngemis cinta Sama gue sampai jadi orang yang pembenci seperti itu!,"

"Dan jangan jadi orang yang mau dibohongin sama orang lain, bilang gue bikin novel tentang loe, gue terinspirasi dari loe, tanya gue, gue akan jawab, jangan tanya yang lain, jangan neror yang lain karena mau tahu apa yang sekarang sedang gue kerjakan!"

Dia terdiam... Blogy

Aku ada sisi introvert, gak mau di ganggu, penyendiri, diam kalau ada masalah, karena aku takut bicaraku bikin orang sakit hati nantinya.

Aku juga ada sisi extrovert, yang selama ini teman-temanku ketahui, tim hore, pencair suasana, yaa kan sekali lagi aku pinter bermuka ganda.

Lalu aku bilang lagi.

"Jangan masukin gue di group, hanya karena cewek loe mau kenal, jangan bawa-bawa nama gue!"

"Itu sih Gwen yang minta, bukan gue!"

"Tapi loe juga Gilak, mana ada orang punya 4 nomor ponsel, buat jadi admin di group wa sekolah kita" 

"Yaudah gue minta maaf, gue udah minta maaf sama loe berkali-kali, dan loe tahu gue orang yang paling anti minta maaf sama orang" malah marahan dia.

"Karena loe minta maaf tapi loe gak tau salah loe! Loe cuma mau gue gak marah doang. Sekarang loe udah tahu kan salah loe apa!"

"Iya, gue minta maaf...."

Minta maaf lagi dia blogy....

Jadi blogy, Mieke cerita, ceweknya minta nomor aku masuk ke group itu, yang ada merekanya. Aduh cowoknya aja udah bikin aku parno, gimana sama ceweknya! 

Mau kenal aku, ya Allah. Jangan deh, jangan karena gara-gara teman aku ini, manggil-manggil nama aku di group yang enggak ada akunya, jadi semua orang di group mau tahu siapa aku dan mau kenal. 

Ada salah satu temanku bilang, jangan ngimpi loe, thosay gak ada di group ini!

Dia nanya lagi, "loe punya cowok?"

"Enggak! Tapi gue suka seseorang!"

"Siapa?"

"Yang pasti bukan loe!" 

"Yang dulu?," Tanyanya, "idihhh kebegoan!" Ucapnya lagi 

"Biarin aja, emang gue begok kalau suka orang!"

"Kalo orangnya udah gak suka, jangan dipaksa! masih aja disukain, itu namanya bodoh, loe jangan suka maksa orang, loe aja gak suka bila dipaksa sama orang,kan? Ucapannya bikin kesal 

"Bodo" jawabku.

"Kenapa sih, jangan bego dong jadi cewek, emangnya sesempurna apa sih?"

"Bukan sempurna, tapi istimewa aja orangnya, ada diri gue yang terkadang  bisa gue lihat dalam dirinya, dan ada sesuatu yang gak ada di diri gue tapi gue temuin di dalam dirinya"

"Udah ah gue males kalau loe ngomongin cowok," katanya. Hahhahahhaha.

"Jadi sekarang kita udah baikan?" 

"Iya, tapi awas loe ya, nelpon gue buat hal gak penting, gue bakal angkat tapi sekali gue angkat itu gak penting, gak bakalan gue mau angkat telpon dari loe" ancam aku

"Siap..."

Kenapa aku mau baikan sama nih orang, pertama aku takut di teror ceweknya, yang kedua aku bahkan gak mau dia dibohongin mengatasnamakan namaku karena kita gak komunikasi lagi dan dia percaya.

Aku gak mau dibenci, mengapa aku masih peduli dia untuk tidak membenciku? Bagiku lebih baik dia pergi dan tak peduli, Karena benci itu perlu balasan dan tak perlu alasan. Aku takut kebenciannya merugikan dia dan terutama aku.

Ketiga aku paham teman-teman aku sebal dan merasa terganggu sama dia yang selalu bertanya tentang aku. Jadi lebih baik dia yang nanya sendiri ke aku.

Suka atau tidak suka, aku harus menjawabnya. Karena dia teman sekolahku, teman lama walaupun ngeselin. Berteman aja gak salah kan, asal jangan sampai dia melakukan hal-hal diluar batas normal. 

Sebenarnya aku ingin dia ngomong, "jangan sok kecakepan jadi orang, siapa yang gak bisa move on dari loe!" Atau

"Gue udah move  on dari lama, emangnya cewek loe doang,  loe yang gak bisa move on sama orang yang loe udah suka dari lama"

Atau 

"Cewek gue mau kenal sama loe"

Bukan... Seperti ini...

"Kita sekarang, udah baik-baik aja, kan" boleh wa kan, atau sesekali nelpon?" 

Aku lebih takut disukai daripada dibenci sama dia! 

Bukan, bukan karena  aku tidak menghargai perasaan orang lain! Bukan itu.

kata Mieke aku egois hanya mau tahu perasaan aku saja, aku bahkan enggak mau tahu perasaan orang yang aku sukai. 

Aku takut blogy....

Terkadang Aku takut menyakiti perasaan orang lain...

Namun terlebih lagi aku takut tersakiti oleh rasaku sendiri. 

Tunggu nanti yaa, tunggu hati aku benar-benar kuat, untuk melupakannya.

Gapapa kan bila aku masih suka kamu saat ini? 

Semoga bila ditakdirkan bersama, ditengah-tengah kita hanya ada syariat Allah untuk panduan melangkah, bila marah hanya 3 hari saja batas maksimalnya, bila ada yang tidak suka hanya karena Allah tidak sukai, 

bersamanya kita semoga mendekatkan lebih dekat lagi kepada Allah. Semoga waktunya tepat.

Bila tidak bersamamu, semoga Allah membuat hatiku ikhlas tanpa harus berpaling dari agamaNya, tetap mencintai Allah dalam syukur dan sabar, Aamiin.

Untuk saat ini masih kamu, jangan marah ya, bila masih kamu. aku akan ikhlaskan rasa ini bila yang terbaik menurut Allah. 






Cerita masa sekolah

 Kemaren aku berdamai dengan egoku! Blogy, aku tidak mau teman-temanku menjadi ikut-ikutan tentang permasalahan ku. 

Kenal kan seseorang yang aku pernah ceritakan padamu, blogy. Teman SMK yang bilang menyukaiku sekarang. Teman SMK yang beda iman, teman yang suka marah-marah dan aku memanggilnya psikopat.

Bukan tanpa alasan temanku datang lagi, aku yang tomboy semasa SMK, aku dipanggil batosay suka berantem sama cowok-cowok untuk membela teman-temanku yang cewek, bukan berantem mulut, tendangan dan tonjokan selalu melayang ketika pulang sekolah, aduhhh gak nyangka deh aku saat itu. 

Tapi itu bagian cerita tentangku, blogy.

Aku yang mudah akrab dengan orangtua teman-temanku, aku yang suka manjat pohon belimbing untuk ibunya teman aku yang sakit darah tinggi. 

Aku yang datang ke pemakaman orangtua temanku sesuai dengan keagamaan mereka, aku yang Selalu dibekali makanan berlebih ketika kita jalan-jalan ke pulau bidadari sewaktu acara wisata sekolah. 

Aku batosay tidak takut siapapun, kecuali Tuhanku dan Mamakku. 

Aku yang merasa disayang makhluk Aries, Sahabatku Hadi yang meninggal pas tahun kelulusan SMK kita. Hadi yang bagaikan kakak untukku, saat itu aku ingin sekali punya kakak cowok, aku selalu bertengkar sama kakakku bahkan ketika mau tidur. 

Aku tidak mengerti apa itu pacaran, pacar, cinta apalagi menyukai orang lain. Hadi selalu bilang, kalau orang lain sayang kita, tidak akan menyakitinya, akan selalu peduli, dan kalaupun marah hanya untuk kebaikan kita dan tidak akan meninggalkan kita.

Tapi Hadi ninggalin aku! Dan aku tahu dari temannya, teman sebangkunya dan dan teman viharanya. 

Sewaktu bertemu dengan temannya ketika aku pulang ngaji hari Minggu, temannya bingung melihat aku pakai hijab, sewaktu itu aku masih belajar pakai hijab yang baik dan benar, katanya loe muslim say, pantas aja kenapa loe dan Hadi gak jadian waktu sekolah!

Karena Hadi itu orang baik, selalu menunggu aku selesai ibadah, makan berdoanya pakai cara doa aku, selalu bertanya pulang kemana? Toko komik, Gramedia atau kerumah Iin, Lina,Mieke, Dwi? Itulah sahabat-sahabat aku. Bila langsung pulang dia pasti selalu menungguku depan kelas. 

Bila tidak bareng aku dia selalu bareng Helda temanku, karena arah pulang aku dan Helda sama. Karena Helda dan Hadi satu jurusan di kelas 2. Helda selalu bilang, kayaknya Hadi suka sama loe deh. Aku bilang dia harus suka aku dan harus juga sayang, karena dia di sekolah yang aku anggap sebagai kakak laki-lakiku.

Aku selalu membantu Hadi membawa peralatan keagamaannya, aku selalu membantunya mempersiapkan alat-alat yang dibutuhkan untuk beribadah, karena dia ketua agama Budha saat itu. Katanya dia ketua agama yang rambutnya gondrong dan makan daging, aku tersenyum saja dengan dirinya, aku bilang teman-teman yang milih dia jadi ketua pasti bakal kerepotan ketuanya dia, hehhehehe.

kalaupun ditanya siapa yang aku sukai sewaktu SMK, harusnya aku bisa jawab adalah Hadi orangnya. 

Hadi sakit dan dia enggak pernah cerita sama aku, sebel kan blogy! Apa namanya sahabat, apa namanya sayang, bila saat-saat sakitnya, tidak ada aku menemaninya, akupun tahu Hadi sakit setelah dia tiada. 

Kata teman-temannya, Hadi suka sama aku, aku jawab Hadi enggak hanya suka aku, tapi sayang aku. Hadinya pun hanya tertawa saja mendengar aku berkata seperti itu.

Sayangnya bukan seperti pacar, Karena aku enggak ngerti apa itu pacaran, kita harus kemana kalau labelnya pacar, terus kita apa harus selalu berdua? 

Kadang Hadi melihatku, berdua dengan siapa aja tidak pernah marah, berantem sama siapa saja tidak pernah melarang, tapi kalau aku kena tonjokan, pasti dia selalu bilang, masa batosay kalah sih, hehhehehe. Besoknya aku janji akan menang, karena aku punya taekwondo. Hahahha

Aku sekelas dengan hadi hanya kelas satu, namun dia begitu setia di jam pulang menungguku, berjalan kaki, naik angkot bareng, walaupun beda jurusan sampai angkot aku penuh baru dia keluar dari angkot dan masih nungguin sampai angkot aku jalan, luar biasa, kalau sekarang aku diperlakukan seperti itu pasti aku akan sangat mengaguminya.

Karena aku masih SMK, aku tidak mengerti arti perhatian Hadi, jadi Hadi tuh seperti kakak cowok yang aku inginkan dan dihadirkan Tuhan untuk menjagaku, mungkin dari cinta monyet yang salah nantinya.

Jam 9 pagi istirahat pertama Hadi tidak pernah mengangguku, karena dia tahu aku makan nasi, dijam istirahat pertama. Aku tidak bisa makan untuk sarapan pagi.

Istirahat keduapun setelah solat Zuhur, terkadang dia hanya memantau dari atas tangga, aku suka Dateng ke kelasnya untuk mengajaknya ke perpus, aku suka baca sejak dari kecil.

Teman-temanku yang lain jarang tahu, aku suka pelajaran biologi namun mengambil SMK, hahahha. Kata Hadi aku batosay tapi membelah ikan hidup pas pelajaran biologi pas di SMP, aku malah kabur. Lucu baginya.

Kadang aku menyesal menceritakan itu kepadanya, seakan dia tahu kelemahanku. Aku marah dan Hadi malah tertawa senang karena merasa mengenalku ketika SMP. 

Akhirnya aku menyukai planet, buku astronomi selalu bacaan bersama yang kita suka, aku mau tinggal di mars kalau di mars ada kehidupan, katanya aku tidak cocok di mars, di bumi aja, batosay gak boleh ke mars di bumi aja. Tetapi akhirnya Hadi tetap mengiyakan semua kata-kataku.

Hadi itu tulus, dia tidak melihat aku seperti apa, disaat sebagian besar teman-teman kita memiliki kulit yang putih tetapi dia menganggap aku sama. Tidak pernah bilang aku kayak cowok, cuma dia selalu bilang andai rambutku lebih panjang sedikit. Hahhahahhaa

Nih sekarang rambutku sudah panjang, lihat gak dari sana. 

Blogy, tolong bilang sama Hadi, aku di godain sama temannya, satu tempat peribadatannya, dia kan ketuanya, marahin balik dong, aku dimarahin aku diomelin-omelin aku dikata-katain. 

Blogy, bilangin Hadi, aku enggak suka sama temannya itu, baik dulu ataupun sekarang. Aku gak mau dia menganggu teman-teman aku lainnya, dia selalu bertanya tentangku ke teman-temanku, aku gak mau komunikasi sama dia, aku sebel banget sama dia, aku merasa takut padahal aku batosay, gak ada yang aku takuti selain, Tuhan dan Mamakku ditambah cicak deh.

Selain Hadi, aku punya dua orang sahabat cowok, iyon dan Ilham kambing. Dua-duanya gak pernah solat Jumat, yaah wajar kalau iyon ibadahnya hari minggu. Tapi kambing, yang menjual tulisanku dan kabur ke Bali tanpa aku tahu, dan setelah aku tahu, aku hanya bisa kasihan dengan apa yang menimpahnya saat ini.

Iyon dan kambing sahabat ku dari kelas 2 SMK hingga kini, mereka tidak pernah menganggap aku cewek sampai sekarang, walaupun aku sudah belajar table manner, hahahha

Cowok itu adalah teman, aku selain teman sekolah dan teman kerja, mau kenalan lah atau apalah, enggak bakal aku gubris, makanya aku tidak pernah percaya virtual feeling, eh malah aku merasakan sekarang. Dan mengapa karma yang ini tidak menyebalkan. 

Cowok itu bilang ke semua orang, di group sekolah kita, aku menyukainya sejak dulu, entah apa maksudnya? 

Aku anggap itu tidak berarti, karena tidak benar. Aku selalu jujur Sama diriku blogy, walaupun bahkan disaat lainnya aku tidak bisa berbicara sebenarnya kepada mereka diluar sana.

Aku bukan menyukainya, aku hanya mikir dia itu cowok mahal aja sewaktu sekolah ya, karena temanku yang menyukainya sampai merendahkan harga dirinya, selalu nempel padanya walaupun sudah ditolak mentah-mentah, masih saja menyukainya, dan banyak yang menyukainya tidak digubris, hanya itu pendapat aku tentang dia sewaktu dulu. 

Cowok itu tidak pernah ada cerita dalam kisah ku, dia hanya pendiam dan tidak suka cewek berisik sepertiku, , dan kalaupun aku ajak bercanda sama yang lain, terkesan aku mendekatinya.

Teman sebangkunya shagy scubidu-bidu, dia juga pendiam tapi bisa diajak bercanda dengan yang lainnya. Namun masih bisa berteman sama aku sampai sekarang. 

Dibandingkan Popeye yang suka ngambil permen di koperasi wali kelas kita, selalu dimasukin kedalam tas aku, besoknya aku disuruh bagikan permen haram itu kepada anak-anak satu kelas, padahal dia ketua kelas, katanya gapapa karena gaji dia jaga koperasi di waktu dua kali istirahat.

Dibandingkan salipin, teman sebangku kamu, Hadi, sewaktu kelas 1, dia selalu memotong kuku-kuku tanganku tiap hari Senin, dan selalu pasangin dasi abu-abu untuk aku pakai saat upacara bendera. Katanya, kalau suami loe harus pakai dasi kerjanya, gimana kalau gak bisa pasangin, dan aku jawab santai nanti gue panggil loe, buat pasangin dasi suami gue, hahhaha langsung aja topi sekolah mendarat barengan pukulan tangan salipin di kepala aku. Begok dasar, katanya lagi hahhaha 

Hendro yang setiap hari beliin aku cemilin keripik singkong bumbu putih, buat sogokan contekan ulangan pelajaran, Hery bapet yang kita semua manggil dia bapak pendusta, yang selalu bilang, sebenarnya loe bisa cantik say, cuma....dan aku jawab balik, loe juga bisa cantik kalau di dandanin, kambing aja dikasih lipstik dan bedak, pasti banyak yang naksir, dan pastinya dikalangan kambing ye, hahhahha

Dibandingkan mereka yang sebenarnya mereka takut sama aku yang seperti preman sewaktu SMK, cowok itu gak ada cerita apa-apa dalam kisah ku. Bagaimana aku bisa menyukainya.

Aku cuma berpendapat tentangnya, ketika bertemu lagi dengan temanku yang pernah  menyukainya, yang naksir dirinya dahulu,  dan mungkin dia mikir aku cewek tomboi, dan suka dia. 

Yaa, mungkin suka sifatnya, gak kecentilan aja sama banyak orang, dan cool aja gitu. bukan naksir, terus sekarang mengharapkan dirinya, menolaknya bukan karena beda iman tetapi karena balas dendam karena dulu rasaku di acuhkan, dan sekarang gak mau menjalin hubungan apapun itu bahkan pertemanan, karena cinta aku terlalu dalam kepadanya. Oh MG, tolong dikoreksi yaaa.

Sebelum jauh dia berpikiran yang lebih ekstrem lainnya, aku coba membalas pesannya.

Kemaren aku membalas pesannya, hal yang selama ini tidak pernah aku lakukan selama ini. aku bilang aku mau menelpon, hal yang membuatnya setengah hidup keheranan. 

Ada apa? Tanyanya.

Mau menyelesaikan masalah, jawabku

Kan, gue yakin loe marah sama gue, tetapi masa menyukai seseorang bikin loe malu sih, untuk mengakuinya? Lagipula itu sudah lewat. 

Rasanya mau aku tutup telponnya. 





Sabtu, 28 Mei 2022

Sakuragi Slam dunk

 Blogy....

Ada sebagian rasa senang, seolah aku bicara dengan Sirius, tentang hal yang aku tidak suka hal ini atau aku suka hal itu. Aku suka dia seakan dia menurutinya keinginanku, hihihihi (suka halu, aku orangnya!)

Aku suka dirinya tidak  melihat story akuh, yang membuat aku bersikap bingung, seakan bisa di gapai, hihihi. Yang membuat aku berdarah-darah membuat kue nastar, bukan metafora berdarah.

Berdarah beneran Karena jari aku terluka kena parutan, tangan aku kesiram air panas dispenser pas salah pencet tombol. Otak aku tidak sinkron.

Aku terlalu senang dengan sikapnya, tetapi hatiku tidak nyaman dibuatnya.

Dan aku bersikap tanpa malu-malu lagi seakan aku hadir dan menyukai dia dalam setiap kegiatannya.

 Oiya aku sudah lama tidak melihat kesayangannya, makin gemes, hihihihi

Blogy, aku bikin story tanpa dilihat Sirius aja, aku dibilang pencitraan, katatemanku! biar dilihat olehnya, biar disukai dirinya, kata temanku lagi.

Apalagi diliat Sirius??? Aku dibilang membuat story untuk menarik perhatiannya. Parah sih, bahkan aku tidak tahu caranya membuat dirinya tertarik padaku apalagi lewat jalur story.

Kata temanku, coba tanya kepadanya tentang diriku, hah!!! Itu gengsi sih aku, kalau menyukainya lebih dahulu tanpa dia tahu itu bukan gengsi tapi perasaan aku. 

Memangnya kamu tidak penasaran? 

Hahhaha, 

aku sangat penasaran tentang sosok seperti apa yang disukai, sosok seperti apa yang diinginkannya, sosok yang bagaimana yang membuat dirinya nyaman?

Tetapi takutnya aku terlalu jauh untuk menjadi seperti yang dia inginkan.

Aku tidak mau tahu atau lebih tepatnya tidak berani untuk tahu tentang perasaannya, yang sedang dia rasakan saat ini. 

Aku menyukainya, itu perasaan aku, perasaan milikku, dengan tujuan untuk memilikinya? harusnya tidak! Karena bila begitu aku membutuhkan persetujuannya untuk aku sentuh hatinya.

Aku tidak berani mengakuinya, walaupun dia pasti merasakannya, walaupun mungkin banyak yang seperti aku kepadanya. Aku tidak apa-apa.

Walaupun bukan aku peran utamanya, aku juga tidak apa-apa, karena perasaan ini milikku. Aku yang bertanggung jawab untuk memikulnya walaupun hanya sendirian.

Kata teman aku, masih suka sama dia? 

Capek gak sih blogy, nanya terus padahal dia sudah tahu jawabannya.

Aku menyukainya ketika dia sedang mengerjakan sesuatu, seakan ada sinar yang terpancar terang dari dirinya. Seperti Sakuragi tokoh komik Slam dunk ketika berhasil memasukan bola basket ke dalam ring basket.

Seperti Mamoru yang berubah indah untuk menjadi pahlawan bertopeng di film sailor moon, untuk membela keselamatan dunia.

Suka or cinta? 

Memangnya beda? Tanyaku balik

Iyalah!

Suka aja....

Yakinn, katanya lagi

Enggak mungkin, pasti loe udah cinta! 

Hahahhahahha, terserahlah, jawabku.

Aku tidak pernah marah sih, dia tidak suka sama aku! dia tidak merasakannya hal yang sama dengan aku! Aku tidak marah kepadanya karena dia tidak tahu.

Memangnya kalau dia sudah tahu ada hal yang akan berubah! 

Aku tidak mau membuatnya pusing, kemaren2 seakan-akan aku menghilang tidak update kabar, tidak kepoin dia, karena aku sedang banyak pikiran, rasa takut, khawatir, dan cemas serta gelisah semuanya menjadi satu. 

Dari 20 orang dikelas tata busana yang sedang aku ikuti hampir 12 orang yang terus-terusan berusaha nelpon hingga meninggalkan puluhan pesan.

Aku bersalah pada mereka, tetapi aku tidak nyaman pada diriku sendiri. Aku tidak berani bales kabar kepada mereka. Kadang aku merasa, seharusnya sedari awal aku tidak terlalu akrab. 

Sekarang aku sedih tidak bisa menyelesaikan ujian menjahit bersama-sama mereka. Yaa mereka bilang tetap berteman ya, jangan sedih sendirian, banyakin doa, kita semua doain yang terbaik. 

Aku sudah membuat mereka khawatir, tetapi mereka masih saja baik denganku. Dan juga tiba-tiba Sirius melihat storyku, apa dia khawatir juga, blogy?

Biasanya aku suka like feednya atau mengintip storynya, aku benar-benar tidak bisa berpikir apapun saat itu. Bila terjadi sesuatu kepada keluargaku aku menjadi hal yang paling lemah. 

Sewaktu adikku meninggal, aku tidak bisa berbicara pada siapapun, aku mengerjakan semuanya, mamakku pingsan bangun sebentar pingsan lagi, abahku tidak menangis namun sakit hingga 3 hari kemudian, aku tidak bisa memberi kabar sahabat-sahabatku.Mereka datang tiba-tiba, karena dikabari sodaraku. 

Begitulah aku dari luar terlihat tegar, berdiri tegak, tetapi dalam hatiku dan tubuhku hancur. Aku tidak bisa, aku bingung harus melakukan apa. 

Yaaah pada intinya, sok-sok tegar aja dulu, nanti akan tegar kemudian.








Selasa, 24 Mei 2022

Hei, makhluk Bumi yang bernama.....

 Blogy....

Blogyyyyyy, tolong akuuuuuuu......

Sumpah yaaa, jari aku keparut ketika lagi marut nanas, kenapa sih aku??????

Tuhan, tolongin....

AaaaaaaHhhhhhhhhhhrrggggg......

Perasaan apaan sih nih? 

Enggak...enggak... Dia cuma klik pakai jari, jangan terlalu dimasukin kedalam hati,,

Perbuatannya benar-benar tidak menyenangkan....membuat hatiku bingung, hiks

Aku jadi gak bisa tidur loh, padahal aku enggak bisa tidur hanya karena deadline tulisan doang..

Padahal aku suka tidur...

Please...!!! Aku harus sadar... Ini adalah hal yang wajar, dia ingat aku, kita berteman di medsos, ini adalah hal baik, bisa mempunyai komunikasi dengannya, that's it.

Jangan berlebihan dong, ingat bahwa aku udah dewasa, hal-hal kayak gini wajar koq, namanya berteman.

Yang enggak wajar, karena aku suka dirinya jadi aku seenaknya saja menganggap ini signal,  sebagai respon, atau awal mula yang baik. 

Enggak...enggak boleh, aku mikir yang macem-macem. 

Dia adalah Sirius, bintang yang paling terang, dan aku adalah penikmat malam yang suka melihat bintang bersinar terang ketika sebagian dunia berubah menjadi gelap. 

Ayooo berpikir, jatuh cintalah saat kita saling mengenal lebih baik... Dia tidak mengenal aku, dan aku mungkin bisa sedikit mengenal dirinya dari statusnya yang sering aku lihat.

Dan mungkin juga dia sedang berada di jalur menyeleksi, enggak boleh berharap, doain aja dia dapat yang terbaik untuk hidupnya. 

Paling aku patah hati sebulan atau dua bulan, paling lama mungkin setahun. 

Jadi ribet kan perasaan aku, kalau dia seperti dulu, mungkin aku gak sebingung ini sama hatiku. Kalau gini aku menerka-nerka hal yang tidak bisa aku jelaskan sendiri.

Perasaan ini apa, senang menyukainya, atau sedih ketika ingin mengharapkannya? 

Apa kamu bisa menjawabnya, blogy?

Sirius

 Blogy.....

Ketawa dulu boleh ya, sambil teriak... Aaaaahhhhh...blogy, kalo liat story aku dua kali, kepencet gak sih??? Hahhahahaha

Hei, kenapa jadi begini? Kenapa sekarang bikin aku jadi bingung, sebenarnya perasaan aku tidak mudah berubah dengan cepat, aku masih suka tapi memang kadarnya aja aku kurangi, hehhee. 

Seperti makan nasi pakai taburan lada, aku enggak benar-benar hilangin, tapi hanya kurangin sedikit aja.

Hei, mau jadi tuan Park Jimin yaa, yang bikin aku senyum-senyum sendiri. Hahhaha

Kemaren Sirius live ig, tapi aku baru liatnya setelah 40 menit, kalo nonton Netflix di hp males buka wa atau ig.  Hihihihi

Tunggu, kenapa cowok ini sekarang lihatin story aku, apa dia enggak mikirin, aku nanti mikir apa? Atau kamu yang kasih tahu yaa blogy? Hahahhahaha

Enggak mungkin, blog ini bersifat pribadi, aku gak share alamat blog ini, kalaupun random ada dia baca, enggak bakal mungkin dia mikir ini tulisan aku dan Sirius dia, walaupun dia pintar ya, tapi ini kan bisa blog siapa aja. 

Atau ig tulisan aku kayumaniskopi, tapi itu lebih ke quotes atau potongan isi naskah yang mirip puisi, yaa walaupun masih terinspirasi dengan dia. Kenapa yaa?

Apa hatinya sudah dibuka sama Allah, aihhhhh aku mikir apa sih, hahhahahha jadi malu sama kamu blogy. 

Blogy, apa aku harus kurusin badan? Hahahhaha atau kurangin kopi, jangan terlalu banyak begadang, aaaaahhhhh, enggak benar nih blogy, lama-lama aku bisa ke dokter bedah syaraf nih, biar syaraf di otakku bisa lurus, hikshikshiks.

Sebenarnya hari ini, baru banget abis isya sodaraku anaknya om aku, datang ke rumah, karena aku sendirian sudah beberapa hari ini di rumah, mama sama Abah ketempat adikku. 

Aku sudah agak tenang, hahaha, enggak mau ambil kerja 4 hari, aku bersihin rumah, beresin baju dilempari, rapihin kertas-kertas berisi outline tulisan, namun sodaraku cerita tentang urusan tanah warisan ayahnya yang direbutkan.

Ahhhhh, bikin sesak aja, ceritanya belum selesai malah mereka makin jahat, gak habis pikir ya, itu hak anak yatim, karena adiknya masih sekolah SMP. 

Aku bertanya dalam hati, kenapa Allah baik banget sih, masih nunggu tobatnya mereka, padahal mereka merencanakan rencana sampai bulan September, Pada saat om aku meninggal mereka melakukan kontrak baru dan seperserpun anak om aku enggak dapat, 

dan sekarang mereka berbuat ulah lagi, sebenarnya enggak mau cerita, takut buka aib orang. Tulisan aku tentang mereka takut jadi dosa jariyah aku nantinya. 

Tapi aku akan cerita detailnya, nanti sekalian aku akan print aku akan kasih kepada mereka. 

Blogy katanya aku pemberani, bukan...aku hanya melakukan karena enggak ada yang melakukannya, karena aku merasa itu hak mereka, aku benci ketidakadilan.

Tapi kita enggak bisa berantem, karena ketika kita melawannya, sama aja kita melawan orangtua kita. 

Katanya aku bukan penakut dan tak gentar ketika jam 11 malam masuk ruang ICU, setelah om aku habis operasi, dan di kamar ICU itu banyak pasien hampir ada sepuluh orang yang tingkat parahnya hampir sama dengan om aku.

Aku sangat penakut, sewaktu dalam ICU dan melewati lorong ambil bank darah. Aku takut akan perkataan dokter Sama dengan  yang aku lihat malam itu, dan aku sangat takut menyampaikan kebenarannya setelah keluar dari sana, dan aku juga begitu takut ketika melihat banyak orang yang sama mengantre darah untuk keluarga mereka, di bank darah rscm jam 2 pagi.

Aku pintar ya blogy, kalau soal menutupi perasaan, hehhee entah itu pujian untukku atau aku yang bermuka dua. 

Tetapi ditengah kepusingan kita harus ngapain, kak? Kata sodaraku. 

Aku malah senyum-senyum sendiri, melihat namanya ada di viewer story aku. Jahat ya aku, sodara aku lagi kepusingan, hahhahaa

Blogy, kalau 3x , Sirius liat story aku bisa dapat gelas dan payung cantik dari aku, hahhahahhaa. 

Apa aku tanya aja yaa, "koq, ngeliatin story aku? Ayoo kenapa?" Ntar dijawab gini, "koq sekarang kecentilan ayo!" Hahhahahhaa

Sebelum makin kegeeran, lebih baik kita tanya apa?, tapi kan semua orang liat story, siapa suruh bikin story,huuuuuuf

Pengen rasanya aku pamer sama sahabat-sahabat aku, nanti dikira aku anak SMP, yang seneng bgt karena dapat kirim salam dari kakak kelas. HAH.

Tolong dong, apa kata-kata tukang parkir enggak perlu di dengerin lagi nih... 

"Masih suka dia?"

"Iyaap..."

"Inget kata tukang parkir!"

'Apa...?"

"Mundur.....!!!!"






Minggu, 22 Mei 2022

Are u okay????

 Blogy...

Blogy, topiknya malam ini adalah masih dia, aaaaaaaaahhhhhhhh, orang ini kenapa ngeliatin story akuh sihhhhhh,,,, dia Sirius, apa dia enggak tau apa, itu bisa memporak-porandakan hatiku, mau seneng tapi malah ke kaget dan takut, ahhhhhhhh blogy.

Usaha aku untuk biasa aja gimana nih????? 

Udah story aku alay lagi, pake acara turun gunung, memangnya aku habis semedi? Lagi bikin kue nastar lagi!!!!

Blogy, aku bikin kue nastar dari seminggu lebaran, sampai sekarang udah berapa kali. Baru jadi seloyang ada tetangga yang lewat malah dimakanin, yaa gapapa juga sih soalnya mereka sudah cium wanginya, tapi kan toples aku enggak penuh-penuh. 

Pleaseeee, kepada hati loe harus b aja, okay!!!

Jadinya kan sekarang aku jadi mikirin, Hahh, kenapa nih orang??? Apa kepencet? Enggak sengaja liat story aku? Kita anggap begitu aja ya blogy. 

Masalahnya bukan gak boleh liat story aku, padahal aku sering lihat storynya. Bukan...bukan... Itu...tapi story aku ya semau aku aja posting, nanti kan gimana kalau aku jadi ngeliatin tuh story aku terus nungguin koq gak dilihat-liat, ihhh bisa gilakk aku lama-lama.

Blogy, jangan-jangan apa dia nyadar nih, aku suka dia? Atau jangan-jangan dia mikir aku marah gak main Ig? Atau... Ahhhhhh kenapa aku jadi mikirin, cuma gara2 liat story doang, hufsss

Aku stresss blogy semingguan ini, gak bisa berpikir, senang, sedih ataupun apa. Rasa takut, khawatir, selalu merasa aku rasakan. 

Sudah semingguan bahkan lebih aku gak main Instagram, banyak hal yang sedang aku hindari, salah satunya temanku yang kirim DM, kenapa aku enggak ikut kelas tata busana? 

Aku takut, enggak berani bilang aku keluar dari sana, aku izin pamit untuk tidak bisa lanjut, setelah libur lebaran. Adikku dinas, anaknya sakit, mamakku kurang sehat, Abah terlihat begitu capek, kakak yang jauh juga sedang sakit.

Aku sakit sebenarnya blogy, tapi bila mendengar keluargaku sakit, tiba-tiba ada satu kekuatan aku langsung sembuh. 

Sikapku kurang dewasa bila ada masalah, aku tidak balas pesan, aku hanya menyampaikan pesanku terakhir kepada mereka, aku tidak menyelesaikan ujian menjahit, dan menurutku aku gagal. 

Tapi enggak boleh nyalahin orang lain, setiap pilihan pasti ada konsekuensi yang harus diterimanya. Aku sengaja gak bales pesan mereka, aku jarang buka wa, aku gak bisa berpikir harus senang atau sedih. 

Ditanya sahabat-sahabatkuh aku baik-baik saja, bahkan sekarang aku tidak bisa cerita begitu saja kepada mereka, dahulu setiap ada masalah aku begitu terbuka dan kita bertukar cerita masalah, hahhaha. 

Seakan bagi mereka masalahku, jarak tempuh yg jauh dan mesin jahit. 

Aku yang sudah kehilangan adikku 2x, walaupun dulu adikku masih 7tahun, aku masih ingat menyuapin makanan dan selalu mengajarkan bernyanyi dengan cepat. 

Aku yang selalu bilang, aku sudah kehilangan sangat parah. Impian, cita-cita, pekerjaan bagiku tidak sehancur aku kehilangan Ucok. 

Ternyata aku takut blogy akan kehilangan kembali. Bagaimana keluargaku sangat penting bagiku dibandingkan diriku sendiri. 

Aku yang dulu ingin pergi jauh dari rumah ini, sekarang aku takut melangkah sendirian dengan segala kekhawatiranku kepada mereka. 

Aku yang selalu ingin hilang bahkan menjadi semut yang bisa masuk kelubang yang sangat kecil untuk sulit ditemui, sekarang aku ingin aku selalu ada. 

Aku yang ketika kecil benci akan diriku menjadi anak kedua yang selalu dibandingkan, selalu tidak bisa punya keinginan, selalu nurut karena dia kakakku terlebih sama adikku, karena aku seorang kakak. Tetapi sekarang aku senang berada dikeduanya. 

Aku pikir kehilangan kesempatan mengerjakan project proposal hingga puluhan juta, tidak bisa ikut ujian jahit, tidak diizinkan residensi penulisan bukanlah hal buruk, motivasi ku pada hal-hal berlebihpun tidak begitu kuat. 

Aku berbohong blogy, sebenarnya bukan berbohong lebih tepatnya tidak bercerita jujur, aku baik-baik saja padahal enggak, aku berusaha berkata baik motivasi tinggi buat mereka padahal semua itu buat diriku sendiri, hanya saja lebih keras kedengarannya karena ada mereka di hadapanku. 

Wajar rasa takut datang, tetapi yang tidak wajar menghilang dari pertemanan, menghindar ke semua orang, merasa sedih sendirian. 

Banyak yang aku pikirkan, ditambah temanku bilang teman SMK kita manggil-manggil nama loe disana, di group yang tidak ada nama aku didalamnya,aku memanggilnya cowok psikopat. Sampai pada nanya sebenarnya kalian berdua kenapa?

Dan teman-temanku tidak percaya aku menolaknya, hahahhahha lucu ya blogy dari sekian banyak pikiran buruk yang ada di kepalaku, itu bisa membuatku ketawa saat itu. 

Aku takut dibunuh sama dia, padahal aku enggak pernah nyakitin dirinya, dia sendiri yg bikin janji, dia yang koar-koar kayak orang benar, dan bisa meledak marah hanya hal hp mau lobet karena gak di carger, kenapa pas dia mau nelpon tapi lobet, pergi kesemua tempat yang aku pernah datengi ketika menulis diluar. 

Bagiku menghadapi orang seperti itu cukup di cuekin aja, gausah diladenin, dan lucunya dia tanya tentang aku ke semua teman-teman sekolah kita, nurunin harga dirinya, menurutku

Sombong, pamer jabatan, sok kegantengan, punya tipe yang tinggi, masa nanyain orang kayak aku yang standar-standar aja, hahahhaha.

Yaa, mungkin itu yang membuat teman-temanku enggak percaya, aku pernah menolaknya, untungnya alasan beda iman hal paling kuat untuk gak menerimanya. 

Aku sama orang yang enggak suka aku aja, aku masih bisa berkata-kata baik, bagaimana sama orang yang suka aku, pasti aku lebih baik.

Dan kalau sama cowok psikopat ini, aku sudah tidak bisa berkata-kata baik lagi sama dia, maka dari itu aku diam, alias bodo amat.

Aku keluar group dari SMK, Karena katanya waktu dulu aku suka sama dia dari smk tapi gak direspon olehnya, aku iyain....biar dia senang dan cepat selesai, jadi aku enggak di teror nambah-nambahin pikiran aku aja ya yang makin berat ini.

Ditambah blogyyy, laptop aku???? layarnya pecah blogy, mau nangisssssss blogyyyyyy..padahal aku lagi punya semangat nulis...

Please, semesta aku ingin bertanya boleh gak sih aku berjuang sekali lagi menjadi penulis? 




Sabtu, 07 Mei 2022

sahabat itu......

 Hai blogy... 

Kenapa??? pasti mau nanya ya, aku tuh memang begitu orangnya, lemah sama pertemuan.... 

kadang hal yang sudah terucap aku bilang enggak aja masih aja aku lakuin, kata adikku, mau di mulut aku ngomong enggak, pasti akan dilakuin. 

seneng sih ketemu sahabat-sahabat aku, aku yang paling enggak bisa diajak ketemuan karena aku masih terluka hatiku, tetapi dengar anak temanku sakit, harus melakukan teraphy dan perawatan, dan bela-belain ngumpul, koq aku yang jahat yaa disini.

Aku sampaikan kepada mereka, aku mau mereka jujur aja bila ada yang tidak suka dengan aku, jangan ngomongin aku dibelakangku, kalaupun mau ngomongin aku jangan sampai aku tahu. 

yang paling nyesek tuh kalian kayak gak kenal aku, aku paling sedih bila orang yang paling kenal aku justru seolah-seolah tidak mengenalku. aku tidak peduli diluar sana mereka berbicara tentang aku seperti apa, karena mereka tidak mengenalku, jangan kalian. 

Aku yang selalu bilang sibuk itu palsu, mereka yang bilang aku menghindar namun tidak bisa berubah, hhahahhahaha. Aku sudah bilang dari awal aku sanggup mempertahankan sesuatu sebagaimanapun sulitnya, tapi kalau sudah jalan akhir, aku tidak mudah memperbaikinya dari awal lagi. 

ahhhhh, mereka langsung pada posting alhamdulillah aku bisa diajak ketemuan, mereka ditanya sama kakaknya, orangtuanya, bahkan suaminya, aku tidak pernah datang, aku tidak pernah wa, aku kenapa, apakah aku sakit? hahhahaah, bikin orang khawatir aja aku ya blogy.

karena kita mengenal bukan setahun dua tahun, aku sedih aja, ada hal yang disembunyikan dari aku tetapi terang-terangan cari masalah dengan aku katanya selalu ngaret aku datengnya. Aku sudah selalu bilang jangan janjian pagi kalau sama aku, aku pasti bakal tidak bisa. 

aku yang tidak bisapun aku bilang pasti bisa datang walaupuntelat, aku selalu samaiin waktuku dengan mereka yang bahkan deadline tulisann aku malam itu juga. Aku yang berusaha selalu bisa dan selalu ada di sela-sela kegiatanku. Aku yang ingin kita punya project sosial bareng-bareng, bukan hanya berteman sekedarnya tapi punya tujuan. 

yaaaa, aku juga enggak sempurna sebagai teman, aku hanya ingin nyaman aja, tidak suka saling belakang kalau tidak suka langsung sampaikan saja, toh aku bukan orang yang mudah langsung marah, walaupun aku orang yang suka ngambekan sih, hahahhaha. 

Mereka dengan cerita mereka dan aku yang tidak punya cerita hanya capek aja dengan hal yang sedang aku ikuti. Kita berlima di mall itu dan numpang solat asar, kebayang dong ledekan mereka sama aku tentang pernah naksirnya aku sama penjaga musolah. 

hahahahhaha, lucu yaa blogy, aku saja lupa-lupa ingat, hahahhaha serius. Aku capek fisik banget.... Bulan kemaren aku dapat tamu bulanan 2x dalam sebulan, kebiasaan kalau udah capek pasti kayak gini. Puasaku cuma 19 hari batal 11 hari. kayaknya aku puasa sunah syawal dulu, baru ganti puasa wajib bayar hutang senin-kamis aja, aku mau belajar lagi puasa daud, satu hari puasa satu hari tidak. 

Jadi ingat dulu bebek pernah ngomong, katanya dia sering puasain aku, HAH....! memangnya aku apa ya? aku ledekin aja baru puasa-in aku aja bangga, orang- orang pada puasain dia dibulan syawal, hahahahahha. Nama bagus-bagus aku malah panggil dia bebek. upsss Soryyy....!

Bagiku waktu yang sudah terlewat tidak usah diulang kembali, ini bukan rekaman yang bisa disiarkan ulang kapanpun, kalaupun rekaman itu hanya pernah terjadi saat itu, enggak lagi deh. Disanapun tidak ada orangnya lagi, kenapa aku harus peduli ada atau tidak ada dirinya. Temannya masih ada sih ngelihatin aku berkali-kali seolah tidak percaya aku dateng lagi kali yaaa, hahahhaha

 itu kan tempat umum, tempat ibadah, kalau terpaksa waktunya udah mau habis yaa harus mengerjakan disana, bahkan bila tidak ada musolah, tangga daruratpun jadi kan? hahahahha

Aku biasa saja, teman-teman aku yang heboh, dan mereka tanya aku suka siapa sekarang, aku diam aja cuma senyum, katanya masih? hahahahahah lucu ya mereka. 

Yaahhh suka doang, masa gitu aja salah sih, suka aja gak ngarep apa-apa, seperti suka idol aja. Yaudah dengan sangat terpaksa aku mengizinkan mereka mengenalkan siapapun yang mereka inginkan kepadaku. hahahahahha, seorang aku loh yang anti-anti perjodohan club, minta dikenalkan hahahaahha. 

aku sebenarnya lagi capek banget blogy, badan aku rontok, liburan aku adalah tidur yang cukup.  Males kemana-mana, males ngapa-ngapain. tetapi engga bisa!!!! 


Entri yang Diunggulkan

  BENCI Siapa kau? Beraninya membenci manusia yang sama hinanya dengan dirimu Siapa kau yang masih menginjak tanah merasa sedang menjunj...