Jumat, 17 Desember 2021

Mesin waktu

Jika aku bisa,  aku akan kembali dengan mesin waktu,  untuk bilang....

Bukan pergi tanpa satu kata pun dan menghilang tanpa jejak. 

Bukan bilang sayang untuk mengulang,  tapi bilang tetaplah mencari yang sama-sama butuh,  tetaplah saling mencintai yang takut kehilanganmu,  tetaplah buka hati untuk orang yang selalu menerima perubahan baikmu.

Dulu,  aku tidak pernah sedih mendengar cerita legendarismu walaupun berakhir  dengan tragis,  tetapi sekarang engkau tidak pernah cerita lagi namun yang aku tahu aku menjadi sedih. 

Aku pikir kehilangan membuatku menjadi takut akan kehilangan lagi,  nyatanya aku menjadi lebih berani. Berani menghadapi kenyataan.

Sama kan seperti kamu?

Mengapa aku bahkan tidak pernah bilang tidak padamu?,  karena aku tidak berani bilang tidak padamu. Aku tahu sakitnya kamu pernah  kehilangan seseorang,  dan akan sakit lagi karena aku pikir kamu tidak akan bisa masuk kedalam hatku karena sudah ada orang lain saat itu, 

Itu juga mengapa alasanku pergi ketika aku menyukai seseorang,  yang ternyata menyukai orang lain.

Menyukai orang yang sudah menyukai orang lain itu  seperti menelan pil pahit. 

Aku tidak suka bersaing,  apalagi mengenai perasaan,  kamu pasti sangat tahu. 

Kalau katamu,  aku pemenang dari semuanya,  kamu yang selalu memanggil aku cantik bahkan ketika mamaku saja tidak mengakuinya, 

Kamu yang bilang,  aku jangan senyum sembarangan apalagi buang sampah sembarangan.

Aku pikir kamu sudah bahagia,  walaupun ketika kamu bahagia tetap di isi pesanmu kamu selalu mengkhawatirkan aku. 

Keluarga kecilmu doa2ku. Aku tidak akan minta maaf saat ini,  aku hanya ingin bilang walau tak mampu bilang, tetaplah kuat walaupun kecewa dan patah kembali menghampirimu. 

Tetaplah tersenyum,  jangan pura-pura,  sedihlah dan tertawalah ketika kamu mau, kamu ingin. 

Ada bunga kecil nan cantik yang masih kamu miliki. Aku tidak bisa membantumu kali ini dengan mendengarkan curhatanmu seperti waktu dulu,  dan  sepertinya kamu yang ingin menjadi semut ya,  menghilang dan bersembunyi disudut duniamu.

Padahal aku yang selalu menjadi semut saat kelelahan dan capek.

Apapun rasanya,  kehilangan orang yang tidak bisa kita sentuh lagi,  melihat tawanya,  senyumnya,  memikirkan sedihnya,  itu susah banget untuk diungkap,  berat untuk ditunjukan. 

Tetaplah diam bila memang itu melegakan. Tetaplah mengenang untuk mengobati kerinduan. 

Andai aku bisa pakai mesin waktu,  aku akan bilang satu hal padamu,  tetaplah berusaha bahagia dengan dirimu apapun yang telah atau akan terjadi. 


Rabu, 08 Desember 2021

Kekerasan bukan tanda sayang.

 Hai blogy....

Pa kabar, semoga baik ya....

Aku juga lumayan baik, hehhehe insyaallah akan selalu baik-baik saja. 

Akhirnya potong rambut blogy, rambut aku yang panjangnya sudah seperti Aquaman, hihihihi. Habisnya kesel banget deh kalo tiap disisir jadi rontok. 

Dari dulu selalu merawat rambut dibandingkan muka, kalau muka pas ada jerawat aja baru deh diperhatiin. 

Capek, lelah, letih, rasanya punya energi baru, semua rasa gelisah itu pergi bersama rambut panjangku. 

Masalah rambut hanya hal sepele, banyak masalah yang menimpa perempuan, rasanya miris cerita Novia Widya. 

Salahnya menjadi perempuan yang sangat mencintai seseorang dia akan berusaha menyenangkan hati orang yang dicintainya, tulus, tapi bertemu dengan pasangan yang hatinya tidak sama dengannya, lebih menikmati untuk kesenangan dirinya. 

Serumit-rumitnya segala permasalahan, jangan sampai endingnya bunuh diri ya, aku hampir gila, tidak ingin apapun, tidak tahu mau ngapain lagi,  separuh hatiku dibawa pergi adikku. 

Setiap orang berbeda-beda dalam menyelesaikan masalah, aku sedih, ada yang lebih sedih lagi, tapi kesempatan hidup yang sangat berat ini harus dilewati dengan kesedihan tetapi tetap bersabar.

Aku paham disaat kita hampir terjatuh bahkan sudah jatuh, tidak ada yang menolong bahkan melihat kita saja tidak mau, aku mengerti betapa lelah dirinya memikirkan nasibnya, aku sangat sedih ketika keluarga besarnya tidak ingin menerimanya bahkan ingin menghabiskannya.

Au bahkan tidak berani menulis novel yang seperti ini, padahal kisah ini berada di sekitarku. 

Kisah teman lamaku, dibawah matanya selalu ada lingkaran biru setiap Senin atau menjelang Jumat. 

Kita selalu ganti seragam di toilet yang sama, kita makeup sedikit untuk memulai rutinitas pekerjaan, tapi kita cewek-cewek suka saling mengoreksi hasil makeup kita kan,,

Katanya habis dipukuli oleh cowoknya, aku yang marah langsung bilang, putusin aja cowok kayak gitu, eh bapak kita aja pernah nyubit aja enggak, ini yang bukan siapa-siapa kita, baru pacar udah berani sama kita. 

Katanya lagi gak bisa putus karena dua keluarga sudah bertemu, tetapi aku tidak menyalahkan cowoknya yang tidak aku kenal, karena temanku suka jalan dengan cowok lain tanpa sepengetahuan cowoknya, aku pikir buat melepaskan diri nantinya, tetapi anehnya teman aku selalu yang kembali lagi dan bahkan meminta maaf setelah dipukul, Aneh!!!!

Tiba-tiba cowoknya telpon aku, katanya hp ceweknya tidak bisa dihubungi dan katanya lagi kita (aku dan ceweknya) sedang lari pagi, padahal hari Minggu itu aku baru bangun tidur. 

Temanku minta maaf, bukan kesalahannya tapi karena memberi nomorku, ITS okay...!!

Tetapi cowoknya memang baik di depan kita semua teman-teman ceweknya, tetapi kejadian lingkaran biru bawah mata selalu berulang setiap minggunya. 

Mau tahu ada satu alasan mengapa aku pernah menerima bebek jadi pacarku, bukan karena suruhan bosku yang terlihat care sama bebek karena perantauan dan jauh dari keluarga. Bosku pernah nyuruh aku pura-pura jadi pacar bebek, karena mau dibunuh sama pacar temanku yang suka mukul. Katanya bebek ganggu ceweknya. Padahal temanku yang suka menggoda bebek.

Temanku juga salah, jadi bagaimana pun cowoknya pasti cemburu, tapi jalur kekerasan tidak akan dibenarkan. 

Aku suka saat bebek bilang sama temanku yang kita semua kasihan suka nangis dan warna biru ungu lebam tidak bisa ditutupi dengan makeup tebal. 

Kata bebek, Loe bisa gak jangan godaan gue terus, tiba-tiba main ke kostan (inipun ketemu ibu kostnya aja) , tiba-tiba ngikutin gue, mau Loe apa sih, kalau Loe mau sama gue, tinggalin pacar Loe yang suka mukul, gue terima Loe apa adanya!

Tetapi temanku tidak bisa, katanya.

Kata bebek lagi, yaudah jangan deketin gue lagi, gue juga suka orang lain. Alasan itu yang menjadikan aku pernah menerima bebek. 

Kata bebek, aku mau sama orang lain, senang ya? 

Aku ketawa aja saat itu.

Yang salah adalah kita yang masih saja percaya dia (orang yang kita sayang) akan berubah, kesalahan kedua kita adalah memberikan kesempatan kepadanya untuk menyakiti kita lagi.

Jadi jangan mencintai orang lain dulu sebelum kita mencintai diri kita, kalau kita sudah mencintai diri kita, dan orang lain pergi seenaknya saja meninggalkan kita, 

Kita tidak akan pernah berani menyakiti diri kita yang kita cintai sendiri. 

Bagiku selingkuh dan mukul adalah dua hal fatal dalam hubungan, kalau selingkuh jelas dia berani memberikan membuka hati lagi saat dengan kita kepada orang, berarti dia sudah tidak suka kita lagi,

Kalau kekerasan pemukulan, dia sudah berani berbuat kasar kepada kita, itu tidak gentle, lawannya bukan kita, egonya yang besar, gengsinya yang ketinggian, semoga dijauhkan dari orang-orang yang seperti ini. 

Namanya nanti yang akan menjadi pasangan kita juga manusia biasa kan, punya salah, punya khilaf,  tapi bagiku selingkuh dan kekerasan adalah khilaf yang disengaja. 



Senin, 15 November 2021

Hai Cok....!

 Blogy, 

Semalam mimpiin Ucok, udah lama gak ketemu, kangen, sedih kalau buka-buka ingatan lagi, padahal aku sendiri gak mau tau kronologisnya lebih tepatnya gak berani mendengarnya.

Aku menjadi orang yang mungkin sayangnya berlebihan, takutnya juga sama, gak pernah berpikir adikku yang pergi dulu, walaupun sangat tahu, meninggal tidak harus sakit dan menjadi tua terlebih dahulu.

Umur 17 tahun, masa dimana film ada apa dengan cinta lagi muncul di bioskop, masa remaja, aku punya adik lagi. Aku punya kesamaan dengan iyon sahabatku, kita sama-sama punya adik kecil di usia kita yang memang sudah besar. 

Senang tidak senang, lebih banyak senangnya, karena aku punya adik cowok, anak cowok pertama mamak dan Abah, anak dari keturunan suku mamak, anak Batak. 

Yaa, keluarga kami aku perhatikan sejak kecil menjadi keluarga yang agak dimusuhi keluarga mamakku, karena mamakku tidak punya anak cowok. Ini yang aku sebel dari mindset pikiran seseorang atau mungkin beberapa orang. 

Ini bukan zaman nabi Musa, anak yang lahir dengan jenis kelamin tertentu tidak baik, memangnya salah kami berempat perempuan. Memangnya hanya cowok yang bisa diandalkan sebagai anak pertama, atau memangnya anak cowok atau cewek manusia yang bisa mengaturnya. 

Kami sekeluarga bahagia, setelah kepergiaan lama adikku yang memiliki penyakit jantung bawaan, usia tujuh tahun hanya ditempat tidur saja, berbicara agak susah namun cantiknya seperti Luna Maya, di pipinya banyak senyuman manis ada delapan lubang bila tersenyum. 

Alhamdulillah Allah memberi rezeki lebih pada saat adik aku sakit, namun memang ternyata hanya dipinjamkan sebentar saja di dunia. 

Kakakku terpukul sampai tidak mau pulang dari pemakaman, aku yang setiap pulang sekolah tugasku menyuapinya makanan dan menceritakan beberapa dongeng yang aku karang sendiri terkadang, masih belum mengerti benar. Bagiku apa dengan pergi dan tak sakit lagi adikku akan senang. Bukan capekk, Karena membantu mengurusnya tetapi dulu aku pikir kembali ke Sang Pencipta yang mempunyai kita, bukankah lebih terjamin. Se-wise itu aku.

Berbeda dengan adikku Ucok, yang bahkan dia sakit aku tidak mau sekolah, dia yang dikerjain orang aku yang rela berantem dengan orang lain, dia yang sedihnya menjadi dua kali lipat sedihku. Bahagia yang bisa membuat aku tidur nyenyak. 

Ucok yang selalu merasa terintimidasi karena sekolah yang sama dengan kakak-kakaknya, SD dan SMP kita bertiga terkenal di sekolah, Ucok yang selalu dibilang, koq beda sih dengan ketiga kakaknya. 

Ucok yang selalu bilang, kenapa Ucok enggak pintar, tapi aku bilang Ucok jago gambar, dari kecil semua kertas dan dinding digambar. Ucok jago nyanyi bahkan cepat kalo disuruh hafalan ngaji. Ucok yang kita semua takut disleksia karena semua huruf dibuku seakan menari, lebih suka gambar dibandingkan belajar menghitung. 

Ucok yang dari kecil gak suka main bola, Karena capek ngejarnya, hahhaha, yang dari kecil sudah pakai obat mimisan karena cuaca panas, yang tidak kuat dingin, masih suka minta pakein minyak kayu putih sebelum berangkat sekolah, masakan aku yang tidak pernah enak kecuali cream soup kalau sakit hanya itu yang dimakannya. 

Bahkan bilang aku masak telur aja, bilang telur muntah, hahhahah, dan ketika kakakku mau ngasih makanan Frozen food biar Nanti aku yang tinggal masak, katanya lebih baik jangan walaupun tinggal dimasukin ke oven pun masih rasanya gak enak, hahhaha. Tapi nasi goreng Ucok selalu juara. 

Aku ingat sekali, Ucok gak pernah lepas dari pandanganku baik di dalam rumah atau luar rumah, karena aku takut dia dijahatin orang. Bagaimana tidak!!! 

Pernah ketika kita kakak-kakaknya Ucok pulang kerja, tiba2 ada orangtua sama anaknya, minta ganti rugi kepala anaknya bocor dan katanya di jedukin sama Ucok. 

Bukan ngebela adik sendiri, adik aku tidak berani aku yakin, tetapi namanya kita terpojok dan kita beri sesuai yang mereka inginkan, tetapi tidak lama kemaren anaknya kecil yang kepalanya pernah bocor bilang sejujurnya waktu kecil bukan sama Ucok. 

Aku tahu adikku, mana berani si Ucok sama orang lain, beraninya sama aku, hahhaha. Waktu teman-teman SMP nya belajat kelompok di rumah, aku lagi tidur-tiduran, aku ingat banget si Ucok ngomong gitu, 

"Eh itu kakak gue, kayak kak Ros, galak"

"Masa sih Cok,?"

"Udah gitu kakak gue yang itu mah Oon, orangnya" 

Bangun aku bangun rasanya, dan aku cekik satu-satu yang ketawa saat itu, tapi gak jadi....

"Iya soalnya kalau gue apa-apain, kakak gue yang ini gak pernah balas, oon kan"

Ooohhh jadi konsep Oon aku menurut Ucok seperti itu. 

Kita selalu ke JakCloth setiap tahun, tidak berdua, bersama teman-teman Ucok, satu Genk sekolah, tetangga rumah, aku pernah dosa banget modalin anak-anak bocah ini buka puasa waktu bulan Ramadhan jam 1 siang. Habisnya aku takut mereka pingsan di JakCloth. Maaf ya Allah. 

Jadi dimana ada Ucok disitu ada Aku. Seperti gula Dan semut. 

Bahkan adikku boleh nikah, tetapi aku enggak boleh nikah sama Ucok. Hahhahahhaa. Mungkin saat itu dia takut kakak oonnya pergi dari rumah. 

Mimpiin Ucok tadi malam terasa nyata, hal yang selalu aku lakukan dan ingin aku lakukan terus. Aku menyelamatkannya dari serangan orang jahat, aku harus berlarian ke lantai 7 dan membangunkannya untuk kabur.  

Pertama kali kehilangannya secara tiba-tiba,  pamit perginya kemana, pulangnya malah tidak  ke rumah, padahal aku disini malah tiba-tiba pergi tanpa ngajak aku...

Aku bertemu dengan Ucok pertama kali setelah dia pergi tiba-tiba dalam mimpi, berhari-hari aku mimpi, mimpi ingin ikut, mimpi jangan sampai dia sendiri, mimpi kita naik bus bareng dan di turun aku ikut turun, tapi dia bertelanjang kaki, aku kasih sepatu kebesaranku, kita makan di warung yang tak pernah kita kenal.

Aku merasa tanganku dipegang, dicium bukan untuk pamit pergi ke sekolah atau pergi main dengan temannya tapi seakan pamit selamanya. 

Aku terbangun mencari di sampingku bahkan ke kamar orangtuaku tidak ada. 

Aku pernah bengong di atas jembatan busway Pancoran, kalau aku lompat apakah sakit?

Aku pernah hampir gila, yang enggak mau apa-apa lagi di diriku, resign kerja dengan alasan gak mau lagi ngerjain hal-hal yang menyangkut bunga riba, padahal setiap aku menelpon customer, dengar nada deringnya aja tiba-tiba air mata aku jatuh. 

Kerja di tempat baru, yang tidak kenal siapa aku dan tahu keadaan aku sebelumnya, membuat aku punya identitas baru. Bukan tempat dimana yang kenal aku, tahu password komputerku tgl lahir Ucok, mau ngasih kado Ucok ultah, mau dengar cerita-cerita lucu Ucok, kerja menjadi satu-satunya jalan ninjaku untuk mencoba bersedih pada waktu yang tepat. 

Tidak tahu perasaan abahku, adikku dan kakakku, tentang kehilangan Ucok, tidak berani kita beradu sedih dengan mamak kita, yang kita jaga jantungnya agar tidak kontraksi cepat. 

Dan sekarang hanya berharap, Ucok Dateng dalam mimpi, jangan sedih, karena dengan Ucok pulang aja kami udah sedih banget.

Kenapa aku tidak berani keluar dari rumah walaupun ada beberapa kesempatan, aku ingin keluar dari rumah entah itu residensi atau beasiswa, setelah Ucok agak dewasa aku pikir, lulus SMA menjadi patokan aku tidak boleh menganggapnya anak kecil. Tetapi sebelum lulus masih kelas 2 dan mau naik kelas 3, Ucok yang meninggalkan aku. 

Sedih banget bagaimana rencana, cita-cita, harapan yang aku susun harus benar-benar aku robek dan aku buang. Sedih caranya yang begitu tiba-tiba tanpa aba-aba, tanpa rencana aku harus tetap melangkah. 

Aku tahu Allah tidak ingin aku dihancurkan oleh rencana ku, rencanaNya lah yang pasti akan sangat baik. 

Hanya bisa berpegang pada hal yang Allah sudah janjikan, bahagia kamipun akan terasa kurang, bukan tidak bersyukur, sedih kami pun akan sangat dalam, namun kami tidak ingin tunjukan perpisahan adalah bentuk kesedihan. Semoga kesedihan kami disini, perpisahan kami disini adalah kebahagiaan disana dan pertemuan kembali disana. Aamiin





Senin, 01 November 2021

bulan November, bulannya menulis...

 hai pagi blogy...

Sapa kamu dulu. Blogy aku mau menulis apa ya?

curhat?

males curhat, sudah enggak ada yang mau dicurhatin, hahhahahha

.....

Apa impian terbaruku yaaa, 

ke turki bareng temanku, bukan jadi Tki atau agen tiki, hihihi aku sebenarnya jalan-jalan tuh paling males, sukanya tidur hahhahah, kebo kan.... tergantung teman yang ngajaknya dan kalo tempatnya. Yogya sih yessss... enggak akan pernah bosen..

Mau jualan baju ke Turki, oiya kemaren setelah pelatihan aku dapat slot bazar dari kecamatan blogy, masa pendampingan dari kecamatan bilang baju aku enggak sebagus yang dihandpone, sakittt gak sihhh blogy....

yaahhh kata teman-teman aku, harusnya aku enggak boleh marah sihh, karena itu bukan baju aku, tapi baju si mamocha. aku kan cuma bisa bikin beberapa dan enggak bisa stok banyak-banyak. paling aku bikin topi atau craft.

Blogy, masa sekarang aku jajannya, karet, resleting, kancing, lem tembak, parah banget kan... 

Aku diajakin ke Turki, lumayan bikin aku mikir ongkosnya, tapi lagi kayak gini mikir karantinanya yaa, tapi aku rasanya ingin bantuin teman aku deh, dia ingin banget kesana, sttuutt...dia enggak suka cowok lokal, hahhahha, untung aku suka mangga produk dalam negeri hahahha jadi makhluk keturunan adam aku sukanya produk lokal juga. 

Aku mau ngumpulin uang, aku mau jualan baju disana hahahahhahaha. 

Blogy, aku merasa koq aku hebat ya, udah enggak suka dm sirius, hahhaha walaupun suka tergoda gemeshh kucingnya...aku takut ada batas yang aku langgar, ada hal yang tidak boleh ditabrak, lagian juga "he is not my tipe", hahhahahhaha belagu banget yaa akuuu

habisnya aku tuh jarang suka sama cowok ganteng, karena aku tidak bisa menawarkan kecantikan padanya. dan pastinya aku juga bukan tipenya. aku bisa kenal dan pernah komunikasi dengannya , menginspirasi dan motivasi, itu sudah sangat aku syukuri sekali. 

Aku enggak terlalu suka cowok yang banyak disukai banyak orang, hahhaha yaaah walaupun bukan salahnya banyak yang suka, tapi males aja bersaing cuma demi cowok. iya bukan buat cowoknya tapi bersaing buat cinta sejati. no..no...cinta sejati tidak pernah kita temui hanya dari permukaannya saja...

Perlu waktu bertahun-tahun lamanya seperti kisah ainun & habibie.

Berjuang pun kalau memang sudah menjadi pasangan, cemburu pun karena memang memiliki, ini kan bukan cerita cinta, hanya pernah kenal dan saling kenal. 

Jadi bukan rasanya yang salah tetapi harapan aku yang mungkin tidak sesuai dengan keinginanku. Dan bukan dia juga yang salah, aku tetap berdoa semoga dirinya baik-baik saja dan mendapatkan seseorang yang terbaik untuknya. 

Kalau aku, bagaimana yaa blogy, kayaknya mending enggak punya rasa pada siapapun yaa, bila ada yang datang dengan sungguh-sungguh dan memang ditakdirkan, jadi aku bisa dengan mudah belajar menyukainya. Aku tuh orangnya gampang belajar sihh... 

janji deh blogy, bulan ini, bulan november aku harus rajin menulis, buku aku harus selesai. Malu sama diri sendiri mengkhianati tulisan. 

Blogy, aku mau kirimin baju yang aku desain sendiri buat anaknya pendampingan dari kecamatan yang bilang baju aku kurang bagus,, jahat kan aku, enggak mau dikatain hahahhahaa. 

Blogy kenapa sekarang aku jadi gampang flu yaa, dulu tuh minum es setiap hari tetap aja suara aku baik-baik saja, ini minum es sakit banget tenggorokan, Jaga kesehatan yaa Blogy....Nanti kita sambung lagi....


 

Kamis, 14 Oktober 2021

Tempat masa lalu, yaa disana!

 Blogy.....

Apa kabar??? Mudah-mudahan baik yaa,  aku alhamdulillah baik. Blogy aku senang,  teman aku sudah lahiran,  tapi aku masih males kumpul,  yaaa ada satu yg masih aku sebal. 

Sedih sih,  bertengkar dengan teman,  dia cerita ke teman yg lain,  aku diem aja,  aku benarkan semua ucapannya. Tapi menurut aku dia bukan orang penting dalam hidupku.

Blogy,  aku pikir teman aku gak care sama aku,  jadi aku akan biasa aja berteman dengannya sekedar aja. Hahahhaa bagaimana mungkin teman tidak suka melihat temannya bahagia.

Mieke aja,  teman sma aku,  curhat mau mengikuti perjodohan dan mieke senang pada saat menceritakannya, jujur aku senang banget dengarnya dan aku jadi paling semangat mendengarkan perkembangan mereka setiap harinya. 

Aku juga udah gak reply statusnya blogy,  bukan karena kata-kata teman aku,  bukan aku sok-sok an jual mahal,  bagiku dia kan tidak tahu perasaan aku seperti apa,  jadi lebih baik seolah-olah tidak terjadi apa-apa.

Begini enaknya,  suka sendirian dan mencoba seperti semula sendirian juga. 

Kalau merasa tidak disukai dan minta disukai itu bukan tujuan utama aku. Memangnya bisa dari awal kita langsung menargetkan ini orang yg harus kita sukai. Tidak kan!!

Jadi harus fokus aja menjalani hidup,  dan jangan ganggu dirinya lagi. Agar nanti kita tidak akan benar-benar asing. Kita bisa berteman seperti orang-orang.

Kemaren bebek chat,  minta diundang aku nikah,  modus yaa... Nanya teman kita satu genk kepompong,  kapan nikah? 

Ujung-ujungnya aku diceramahin,  hahahhaa,  lebih tepatnya disalahkan,  gini yg aku gak suka sahabat pernah pacaran. Gak enak!!!!

Dulu kita pisah saat aku mendengar kuning menikah,  bebek sangat sabar menerima aku menyukai siapa saja ketika bersamanya,  mau tau gak blogy rahasia,  kadang tuh kita semakin besar kepala pada saat kita dicintai seseorang. 

Kita tahu sebesar apa kita salah bahkan membuatnya sangat kesal,  dia akan selalu ada untuk kita,  itu aku yang dulu. Tidak menghargai perasaannya. 

Karena aku memang tidak ingin bersama bebek sebagai pasangan,  aku hanya ingin sahabatan aja. 

Bahkan ketika bebek berantem dengan temannya ikan badut,  aku menyalahkan bebek , padahal jelas-jelas aku tau siapa yang mancing keributan.

Bebek mungkin sama bencinya,  dengan temannya ikan badut,  bahkan saat dua kali lebaranpun aku minta maaf ,  tidak ada balasan iya atau sama-sama. 

Aku selalu bohong punya pacar sama bebek,  agar menutupi kemungkinan-kemungkinan kita berakhir saling benci. Aku tidak benci hanya terkadang suka merasa bersalah aja,  cowok sebaik itu kenapa aku tidak bisa suka,  bego kadang!

Kadang aku bingung sama cewek-cewek yang cantik dan banyak yang suka,  terus menolak mereka,  apa mereka tidak merasa bersalah yaa!

Untungnya aku tidak cantik-cantik amat,  hahahhaha,  aku pernah bersyukur saat seperti ini,  karena saat ada yang berantem untuk memperebutkan kita, itu bukan sebuah kebanggaan.

Malah mereka mengikuti ego dan hawa nafsunya untuk saling tidak mau kalah,  bukan karena kita sebenarnya,  tapi ego dan nafsu mereka lebih dikedepankan. Tapi berakhir tidak seperti yang kita semua inginkan. 

Katanya udah bahagia punya pasangan samawa,  tapi aku enggak dikasih liat orangnya,  nanya hal pribadi sama bebek pasti gak dijawab,  tapi malah ngorek-ngorek perasaan aku. 

Aku anggap kan,  kita kepompong,  jadi semuanya anggap aja telah lalu,  maafin aja yang terjadi dulu,  kenapa seolah aku masih salah,  kepo lagi,  males gak sih.

Sekarang bebek agamais banget,  hahaha padahal dulu kita berantem perihal dia solat hanya beberapa waktu,  aku sebenarnya senang dengar dia seperti saat ini.

Karena saat denganku dia tidak taat,  tapi saat dengan orang lain dia makin taat. Bukannya itu hal baik yang terjadi pada seseorang yg kita kenal. 

Aku males bikin status,  kadang dia sengaja chat,  mungkin sirius juga begitu yaa,  agak terganggu dengan chat aku,,  hahhahaha.

Aku sudah sadar koq sekarang,  gak boleh melakukan hal-hal yang tidak kita suka kepada orang lain. 

Oiya blogy,  aku ketemu teman baru di pelatihan ini,  pada baik bantuin aku. Aku makasih banget sama Allah ada hal-hal yang membuat aku bisa uprage skill,  membuat aku sibuk,  dan semoga sibukku akan bermamfaat bagi sekitar.

Novelku masih dalam penilaian kurator. Semoga lolos ya blogy.... Met bobo blogy😍




Minggu, 03 Oktober 2021

Blogykuhh

Blogykuh,... Manis banget kan aku manggil kamu, hihihihi

Blogy aku sakit,  sudah 4hari gak minum kopi,  sebel kan??? Radang, batuk,  demam, masa aku minum obat batuk,  parah bgt bangun tidurnya lama banget. 

Iya aku tau aku zolim sama badan sendiri,  sering diajak bergadang. Untungnya aku tidak butuh ciuman pangeran untuk membangunkanku sepérti putri salju.

Bloy,  aku kan lagi sakit yaa,  masa teman aku ngatain aku. Ginih katanya,  "makanya jangan Nafsu cari jodoh cuma buat ganti status doang"

Whatt,  kesel gak blogy!!! Sayangnya aku lagi gak punya energi buat marah!

Maksudnya apa blogy??? Aku "NAFSU" iya nafsu ngeliat bakwan,  nafsu makan,  aku nafsu nyari jodoh,  pengen aku getok tuh orang,  awas aja kalo ngumpul!!!

Katanya lagi,  cantik,  kalo udah gak dibales chatnya jangan chat lagi,  itu namanya gak sopan?

Maksud teman aku itu,  aku ngejar dia "Sirius" aku ngomong macem-macem aja enggak,  aku emang suka liat kesayangannya yang gemoy,  hahahhahaa 

Okeh boleh aku gak tau malu dan teman aku mau ngingetin aku,  tapi jangan ngatain aku  gitu dong,  aku juga sadar tanpa perlu diberitahu dia banyak suka,  dia banyak yang doain,  yaudah,  aku juga gak pernah ngomong macem-macem.

Blogy,  aku juga sadar berteman aja udah bagus bgt,  tapi kayaknya dia gak anggap aku teman deh,  karena dia jarang bales chat atau emang gak ngerespon sih,  hahahha (seneng tuh teman aku),  aku pikir kan dia introvert,  gak semua orang bisa jadi temannya,  kecuali aku sih semua orang aku anggap teman,  tapi dia bisa manis banget ke orang-orang kalau di aplikasi satunya lagi. Kesel gak sihhh blogy, , huhuhu

Gak boleh kesel,  emang dia siapa aku,  cukup kagum aja seperti dulu,  jangan seperti sekarang. Harus dengan kejam membunuh perasaan-perasaan itu ketika muncul lagi. Harus fokus kejar akhirat mau ketemu adik aku.

Kalo jodoh juga tidak akan kemana,  kalo tidak jodoh semoga kami sama-sama ikhlas,  (terutama aku).

Blogy,  tapi ngeliatin dia masih boleh yaa,  boleh ya semesta,  janji deh gak chat-chat. 

Blogy,  masa teman aku enggak minta maaf dia sudah berkata seperti itu,  malah aku yg seolah-olah bapéran. Jujur aku sedih blogy,  kita berteman bukan setahun duatahun, dia mengenal aku,  sangat mengenal aku dan dia bisa bilang aku seperti itu. 

Setiap orang kan,  mental dan perasaannya berbeda-beda,  kenapa harus bilang aku sepérti itu. Okeh mulai sekarang fokus selesaiin novel,  dua bulan lagi harus kelar (insyaAllah) dan belajar jahit. 

Masa lucu deh blogy aku kan minta ajarin jahit sama abah,  harusnya kan aku dikasih gunting,  benang,  ini aku dikasih tespen,  whatt??? Kata si abah biar aku enggak kesetrum!!!

Gini uniknya abah aku,  dari kecil kalo minta tolong bukan ditolongin malah diajarin supaya bisa juga. 

Udah dulu ya blogy nanti sambung lagi curhatnya,  obat batuknya  bikin ngantuk.....






Selasa, 28 September 2021

Sebuah Alasan

Ada beberapa teman yang bilang jangan curhat sama aku,  bukan takut dibikin tulisan,  tapi takut aku trauma dan  takut tidak ingin berumah tangga.

Hahahhha,  lucu jauh sebelum mereka berpikir seperti itu,  aku sudah berpikir duluan tentang dunia pernikahan. 

Aku belajar dengan melihat orangtuaku, kadang aku bilang kenapa abahku sabar banget sama mamakku,  tetapi ternyata mamakku setia ketika abah kerja di darat yang bukan dunianya,  bukan pasionnya,  membantunya dalam berusaha.

Lihat zaman sekarang, pasangan hanya diputus kerjaan saja,  sudah terpikir perceraian,  bagaimana uang menjadi peranan penting niat awal pernikahan. Dan uang menjadi alasan utama untuk perpisahan.

Benar kata nenekku,  jangan pernah memiliki alasan tertentu untuk menikah,  karena ketika alasan itu hilang, alasan itu juga dijadikan untuk pergi meninggalkan.

Aku paham dunia pernikahan tidak mudah,  kadang aku berpikir,  kenapa harus berdua, untuk memecahkan sebuah masalah,  karena kadang cara memecahkan masalah dari dua kepala akan sangat berbeda. 

Banyak yang bilang berdua menjadi lebih mudah. Tapi menurutku itu susah,  karena banyak hal yang berbeda nanti,  kita hanya butuh menerima dan memberikan yang terbaik,  tidak sesimple itu. 

Aku sadar kadang aku berdoa minta jodoh aja jarang,  ketika aku suka orang aku baru minta didekatkan. Dan aku jarang suka sama orang. Males ribetin jodoh. 

Banyak orang berpisah yang sebelumnya saling mencinta. Menikah bukan tidak akan bercerai,  tapi punya orang yang berkeinginan kuat bersama dalam keadaan apapun kan susah,  kecuali memang seseorang itu punya visi dalam hidupnya.

Aku tahu makhluk keturunan adam,  mudah tergoda dengan kaum hawa. Itu yang susah nyari yang setia. 

Aku gak pernah mau maksa orang buat jadi a dan b,  buat orang sesuai keinginanku,  males gak sihhh. Seseorang itu harus kenal dirinya sendiri,  sekedar mengingatkan iya,  tapi perubahan sepenuhnya atas dasar dirinya.

Bagaimana ketika dalam pernikahan rasa cinta itu habis atau hilang? Apa harus mencari penggantinya,  jahat. Kalau sudah tidak suka,  bisa gitu hilang tanggungjawabnya. 

Aku anggap cowok itu tidak sama,  tetapi mengapa sebagian yang aku kenal sama aja yaa kelakuannya. 

Eneg,  liatnya!!!!

Menurutku menikah memang salah satu kebahagian di dunia,  tetapi bukan satu-satunya kan...!!!!









Entri yang Diunggulkan

  BENCI Siapa kau? Beraninya membenci manusia yang sama hinanya dengan dirimu Siapa kau yang masih menginjak tanah merasa sedang menjunj...